Dalam rangka mendukung penguatan sinergi desa-kota melalui optimalisasi rantai pasok sektor pertanian dan pengembangan pariwisata di Koridor Cirebon-Kuningan, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon memfasilitasi kunjungan lapangan Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ke Pabrik Gula (PG) Sindang Laut, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat Direktur Pembangunan Indonesia Barat Kementerian PPN/Bappenas Nomor T-10938/Dt.02.04/PP.07/06/2026 tentang Permohonan FGD dan Kunjungan Lapangan Penguatan Sinergi Desa-Kota melalui Optimalisasi Rantai Pasok Agrikultur dan Pengembangan Pariwisata di Koridor Cirebon-Kuningan.
Melalui kunjungan tersebut, Tim Bappenas melakukan pengumpulan informasi dan data terkait pengembangan agribisnis tebu, sistem rantai pasok komoditas pertanian, serta berbagai aspek pendukung lainnya yang menjadi bagian dari kajian penguatan ekonomi wilayah berbasis pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian, khususnya komoditas tebu yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi daerah.
“Melalui kunjungan ini diharapkan dapat terbangun sinergi yang semakin kuat antara berbagai pihak dalam upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, memperkuat rantai pasok, serta mendukung pembangunan kawasan Koridor Cirebon-Kuningan yang berkelanjutan,”.
Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon berharap hasil dari kunjungan lapangan dan diskusi yang dilakukan bersama Tim Bappenas dapat menjadi bahan masukan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih efektif guna mendukung kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon.