Temu Penyuluh, Petani dan Santri Tani Milenial tingkat Kabupaten Cirebon telah dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2019 bertempat di Gedung UMC Watubelah Cirebon diihadiri peserta dengan jumlah tidak kurang dari 1500 orang. Pada acara tersebut berkenan hadir Bapak Dr. Momon Rusmono, MS. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertania bersama rombongan diantaranya Staf Ahli Menteri Pertanian, Kapusluh Pertanian, 3 Kepala UPT Balai Besar dari Ciawi, Cinagara dan Lembang dan lain-lain juga undangan dari tingkat Provinsi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, yang diwakili Kabid Penyuluhan para Undangan tingkat Kabupaten Kadistan mewakili Pj. Bupati Cirebon, Kadis Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi, Kodim, Polres, Penyuluh, Petani, Santri Tani dan para penerima Bantuan dari Program Bekerja, penerima Alsintan, dan Bantuan bibit Ayam bagi Kelompok Usaha Bersama Santri Tani Milenial dari Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Cirebon.
Dalam pengarahannya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan RI mengawali dengan mengabsen peserta mana Petani …. ???? …mana Penyuluh …. ???? mana THL yang sudah diangkat jadi PNS …??? Mana THL yang sudah lulus testing P3K ASN … ??? mana THL Provinsi .. ??? mana POPT … ??? dan mana Santri Tani Milenial …. ??? …..dan kemudian Kepala Badan memekikkan kata penyemangat pada hadirin semua dengan Yel … Yel … PETANI … SEJAHTERA ..!!! …. PERTANIAN … MAJU …!!!! ….INDONESIA …. JAYA …!!!! ….tepuk tangaaaan …..
Kemudian dijelaskan Kepala Badan pada yang hadir pada acara Temu Penyuluh ini diantaranya bahwa Salah satu cita-cita yang ingin dicapai dari Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo ialah Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani dan Masyarakat Pedesaan. Jadi orientasi pembinaan Penyuluh adalah Masyarakat Sejahtera … dan Programnya banyak …. Dibeberapa tahun belakangan ini telah banyak dukungan pemerintah tidak kurang dari 180.000 unit alsintan untuk membantu petani yakni berbagai Alat Mesin Pertanian dari mulai alat pengolah tanah Traktor, Hand Traktor, Pompa, alat tanam, alat panen dan alat pengolah hasil … seluruhnya sudah bias menggunakan alat mesin. Indonesia telah berhasil dala modernisasi pertanian. Kepada peserta ditanya apa masih ada petani yang mmengelola tanah sawahnya masih menggunakan pacul ..??. coba de depan ya memang masih ada kalau sudah berkelompok kepada yang kedepan tadi lagsung diberikan Handtraktor yang bias dipakai bersama kelomponya.
Penyuluhan menurut Undang-Undang sudah jelas yaitu adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama dan pelaku usaha agar mereka mau dan mampu mengorganisasikan dirinya. Karena itu Penyuluh punya tanggungjawab mengawal, mendampingi pelaku utama pertanian, perkebunan, peternakan serta para pelaku usaha pertanian.
Di sela-sela pengarahannya Bapak Kabad PPSDMP memanggil salah satu petani untk maju kedepan dan mujulas seorang petani dari desa Pejambon …. Kemudian Bapak Kepala Badan bertanya kepada petani : “Bapak sudah berkelompok ..? ternayata dia sebagai Ketua Kelompok dan ditanya pernah didatengi dan ketemu Penyuluh ? “ dijawab sering ketemu seminggu 2 kali …” Bagus …. siapa penyuluhnya ?”.. jawab nya Bu Heni Pak … Bu Heni Kedepan ditanya sudah punya HP ? sudah Pak … ya sudah ini Penyuluh saya kasi HP tapi berikan pada petani ya …. Siap Pak … dan kemudian petani ditanya sapa lagi yang petugas yang sering ketemu ? jawabnya POPT … bagus … bagus … berarti Penyuluh diterima di Kabupaten Cirebon.
Kegiatan Penyuluhan Pertanian dilaksanakan diantaranya agar petani menjadi …Better Farming …Kegiatan di lapangan jadi bagus…. Better Bisnis … agar usaha tani para peani Bagus … Better Income … agar pendapatan petani meningkat …. Dan Better Living … supaya kehidupan petani lebih sejahtera … dan itu adalah amanat Undang-Undang …jadi wajib dilaksanakan.
Penyuluh asal kata dari “ Suluh “ yang berarti”Obor” obor itu fungsinya menerangi sekitar juga dirinya artinya apa ? … Bahwa Penyuluh tugasnya emberikan penerangan informasi kepada masyarakat dan tentunya penyuluh sendiri harus pintar tentunya.
Termasuk penyuluh disini diantaranya adala penyuluh PNS, Penyuluh THL yang sudah diangkat jadi PNS, THL TBPP yang telah lulus testing P3K ASN, THL Provinsi, Penyuluh Swadaya, Ketua Gapoktan dan sebagainya.
Kegiatan Kelompok Usaha Bersama bagi Santri Tani Milenial di Kab Cirebon terbesar ke 3 di Jawa Barat sebanyak 85 Kelompok dimana satu Kelompok terdiri dari 20 – 30 orang Santri.
Kepada setiap kelompok akan diberikan bantuan bibit ayam sebanyak 500 ekor, bantuan pembuatan Kandang, pakan dan akan dilatih selama 2 hari.
Kepada para santri yang hadir Kepala Badan PPSDMP memanggil salah satu santri maju ke depan kemudian salah satu Santri maju kemudian ditanya dari mana ternyata dari Ponpes Kebon Kelapa Al Ma’rifah Desa Kedung Bunder Kec.Gempol. ditanya apakah punya Sawah jawabnya punya Pak 8 Ha. Yang digarap bersama Pengurus Pondok dan Santri, berapa jumlah Santri yang ada, 400 orang …. Kemudian atas kebijakan Kepala BPPSDMP kepada Ponpes tersebut diberikan 1000 ekor ayam yang berti 2 unit dari yang 85 tadi.
Selanjutnya Kepala BPPSDMP mengakhiri sambutannya dengan mengatakan bahwa di Cirebon saya tahu orangnya pinter-pinter … rada keras memang…. Tapi baik-baik …. Karena itu terlihat bahwa mereka petani cirebon terus ingin maju. Tepuk tangan buat petani Cirebon … tepuk tangan buat Santri Tani Milenial …. Tepuk tangan buat Penyuluh Pertanian …. Tepuk tangan buat POPT Mantri tani veteriner dan tenaga teknis pertanian semua …. Tepuk tangan Buat Bupati …. Karena Cirebon salah satu Kabupaten yang paling cepat mengusulkan P3K ASN ke Jakarta… MoU sudah ditanda tangani tinggal menunggu persetujuan Menpan tentunya …. *** (Empie)